Manfaat Teknologi Informasi Untuk Mencapai Keunggulan Kompotitif
Manfaat Teknologi Informasi Untuk
Mencapai Keunggulan Kompotitif bagi perusahaan
Peran sistem informasi dalam suatu organisasi sangat
diperlukan untuk mendukung mendukung strategi bersaing bisnis sehingga
keuntungan dapat diraih. Pemanfaatan sistem informasi dalam suatu organisasi
dapat optimal apabila direncanakan dengan baik dalam suatu perencaan srategis.
Salah satu stretegi dalam meningkatkan daya saing adalah melalui pengembangan
peran sistem informasi dalam perusahaan. Jika sebelumnya peranan sistem
informasi hanya sebagai proses penunjang saja dalam memperoleh data
dengan titik berat pasa efisiensi biya operasional minimalisasi risiko operasi
dari berbagai fungsi perusahaan, maka pada saat ini peranannya telah berubah
menjadi alat stratergik dalam perusahaan untuk meningkatkan kemampuan
bersaingnya.
Secara khusus dapat dinyatakan bahwa penyusunan dan
pengembangan perencanaan strategi informasi merupakan upaya peningkatan peranan
fungsi dan nilai sistem informasi setiap unit kegiatan manajemen dan operasinal
perusahaan untuk meningkatkan kemampuan bersaingnya.
Perencanaan yang sering dilakukan oleh suatu perusahaan,
terutama sebelum mengambil suatu keputusan. Dengan dilakukannya perencanaan
maka diharapkan hasil atau target yang ingin dicapai mempunyai gambaran
berdasarkan tolak ukur dari perencanaan yang telah dilakukan sebelumnya. Untuk
melakukan perencanaan, dapat didukung oleh dua faktor, yaitu computer dan
komunikasi terutama dari pihak-pihak yang terkait dalam hal yang ingin
dilakukan. Kedua faktor tersebut dapat menggunakan tegnologi sistem informasi
sebagai penunjangnya.
Lima strategi kompetensi dasar dalam bersaing yakni:
- Strategi Kepemimpinan Biaya (Cost Leadership Strategy)
Menjadi produsen rendah biaya dalam menghasilkan barang dan
jasa, atau membantu menurunkan biaya bagi pemasok dan pelanggan, sehingga
pesaing memiliki biaya produksi yang lebih tinggi.
- Strategi Diferensiasi (differentiation strategy)
Mengembangkan cara-cara untuk membedakan produk dan layanan
dari para pesaing atau mengurangi keunggulan diferensiasi dari pesaing.
Strategi ini memungkinkan perusahaan untuk fokus pada produk atau jasa untuk
memberikan keuntungan dalam segmen pasar yang unik/niche market.
- Strategi Inovasi (innovation strategy)
Menemukan cara baru dalam melakukan bisnis. Strategi ini
dapat melibatkan pengembangan produk dan atau jasa yang unik guna memasuki
pasar yang unik /niche market. Hal ini juga dapat melibatkan perubahan radikal
dalam proses bisnis untuk memproduksi atau mendistribusikan produk dan layanan
dari mayoritas jenis dan cara yang ada.
- Strategi Pertumbuhan (growth strategy)
Secara signifikan memperluas kapasitas perusahaan untuk
menghasilkan barang dan jasa, ekspansi ke pasar global, diversifikasi ke produk
dan jasa baru, atau mengintegrasikan ke dalam produk dan jasa terkait.
- Strategi Aliansi (alliance strategy)
Membentuk hubungan bisnis baru/aliansi dengan pelanggan,
pemasok, pesaing, konsultan, dan perusahaan lain. Hubungan ini bisa berupa
merger, akuisisi, usaha patungan, pembentukan “perusahaan virtual,” atau
pemasaran lainnya, manufaktur, atau perjanjian distribusi antara pelaku usaha
dengan mitra dagangnya.
Investasi didalam teknologi informasi dapat mendukung
perusahaan dalam bersaing, berikut adalah gambaran peran teknologi informasi
dan contoh penerapannya :
- Penerapan teknologi informasi akan meminimalkan biaya
bisnis proses, baik dalam hubungannya dengan konsumen maupun supplier.
- Meningkatkan service / layanan yang diberikan kepada
pelanggan.
- Pemanfaatan teknologi informasi meminimalkan pesaing.
- Inovasi produk baru yang melibatkan teknologi informasi
sebagai komponennya.
- Menciptakan pasar yang baru.
- Meningkatkan kualitas dan efisiensi serta mempersingkat
waktu layanan pelanggan.
- Menggunakan IT untuk pengembangan bisnis (business
development), mengatur bisnis secara regional dan global.
- Membangun system informasi yang terhubung dengan
internet dan extranet untuk support hubungan bisnis dengan costumer,
supplier, subcontractor, dsb.
Sedangkan strategi kompetitif lainnya adalah dengan cara
investasi di bidang teknologi informasi yang memungkinkan perusahaan untuk
membangun kemampuan TI strategis sehingga mereka dapat memanfaatkan peluang
yang ada. Dalam beberapa kasus, hal ini terjadi ketika sebuah perusahaan
berinvestasi dalam sistem informasi berbasis komputer untuk meningkatkan
efisiensi proses bisnis internal. Kemudian, dengan berbekal platform teknologi
strategis, perusahaan dapat memanfaatkan investasi di bidang TI dengan
mengembangkan produk dan layanan baru yang tidak akan mungkin berhasil tanpa
dukungan TI yang kuat. Contohnya saat ini yang penting adalah pengembangan
lebih lanjut jaringan intranet perusahaan dan ekstranet, yang memungkinkan
mereka untuk meningkatkan efek dari investasi sebelumnya dibidang internet
browser, PC, server, dan client / server jaringan.
Jika suatu perusahaan menginvestasikan uangnya untuk
mengembangkan sistem informasi, membuat aplikasi, dan memasang jaringan
komputer maka hubungan antara biaya IT dan kinerja perusahaan dapat dinyatakan
secara sederhana yaitu: manfaat yg diterima melebihi biaya yang diinvestasikan,
karena IT dinilai dapat meningkatkan kinerja organisasi.
Nilai investasi TI adalah kemampuan organisasi uuntuk
mengidentifikasikan dan mengukur penambahan dampak manfaat dan positif yang berkaitan
dengan penerapan TI dalam operasi bisnisnya.
Contoh pemanfaatan teknologi informasi dalam perusahaan :
Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap
pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan
kerjanya. Penerapan Teknologi informasi dan komunikasi tentu akan berdampak
pada perubahan kebiasaan kerja. Contoh : penggunaan intranet untuk
helpdesk technical support yang memanfaatkan teknologi Local Area Netwok akan
meminimalkan penggunaan kertas kerja pada operasional bisnis perusahaan. Selain
itu pemanfaatan internet sebagai sarana untuk website perusahaan yang berfungsi
sebagai online company profile juga akan meminimalkan anggaran keuangan
perusahaan untuk mencetak company profile, bahkan dengan adanya website
tersebut akan meningkatkan good corporate image terhadap pesaing, partner
bisnis dan konsumennya.
Dengan adanya internet juga dapat digunakan untuk komunikasi
antar karyawan dalam divisi yang sama maupun berbeda divisi bahkan untuk
komunikasi dengan konsumen dan partner bisnisnya dapat menggunakan email dan
messenger. Hal ini tentu dapat meminimalkan penggunaan kertas dan biaya telepon
/ fax, juga dapat mengurangi biaya transport untuk visit ke konsumen.
Penggunaan computer juga memudahkan pekerjaan karyawan
perusahaan, karena pekerjaan menjadi lebih cepat selesai dengan tingkat
kesalahan yang minim. Apalagi jika perusahaan menerapkan computer based
information system dimana system informasi perusahaan tersebut dibuat
sedemikian rupa saling terhubung (integrated) dan mengotomatiskan
pekerjaan-pekerjaan rutin operasional, seperti misalnya pencetakan kwitansi
akan terhubung langsung dengan laporan keuangan perusahaan.
Keuntungan-keuntungan penerapan teknologi IT di perusahaan
adalah :
- Efisiensi tenaga kerja karena pekerjaan yang manual
diotomatiskan.
- Memperpendek rantai birokrasi dan waktu kerja sehingga
berpengaruh pada penghematan biaya.
- Dengan tersedianya data dan informasi yang up to date
maka pengambilan keputusan dapat lebih cepat, sehingga menjadikan perusahaan
lebih kompetitif terhadap pesaingnya.
- Penghematan biaya pemasaran dan promosi produk dan jasa
yang ditawarkan perusahaan, karena menggunakan website perusahaan yang
juga berfungsi sebagai online company profile dan memperluas pangsa pasar.
- Dengan penerapan teknologi informasi pada operasional
perusahaan maka system dapat terintegrasi di semua bagian sehingga dapat
memudahkan arus informasi dan kecepatan respon terhadap suatu masalah.
Jadi dengan pemanfaatan teknologi informasi maka akan
memudahkan arus informasi secara internal maupun eksternal perusahaan,
meminimalkan resiko factor human error dan efisiensi di segala bidang, tentunya
hal ini akan berpengaruh pada margin keuntungan yang didapat perusahaan secara
akumulatif.
Selain itu peran teknologi IT dalam perusahaan adalah
menciptakan value (nilai tambah) bagi pelanggan perusahaan, dimana dengan
penerapan IT maka layanan kepada pelanggan makin cepat dan baik sehingga
pelanggan puas dengan pelayanan yang diterimanya, hal itu dapat menciptakan loyalitas
sehingga pelanggan tersebut bersedia menjadi konsumennya untuk jangka panjang.
Loyalitas pelanggan merupakan hal yang didambakan oleh tiap perusahaan karena
mempengaruhi stabilitas income perusahaan.
Referensi :
Komentar
Posting Komentar